LPTK IAIN Lhokseumawe dan Dinas Pendidikan Kabupaten Bireuen Gelar Rapat Koordinasi dan Monitoring PPG
Lhokseumawe, 2 Oktober 2025 — Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) IAIN Lhokseumawe bersama Dinas Pendidikan Kabupaten Bireuen menggelar Rapat Koordinasi dan Monitoring Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) di lingkungan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK). Kegiatan ini bertujuan memperkuat sinergi dalam pelaksanaan program PPG, khususnya terkait evaluasi kelulusan mahasiswa PPG Batch 1 Tahun 2025 sejumlah 209 mahasiswa dan persiapan perkuliahan PPG Batch 3 Tahun 2025 yang berjumlah 4 mahasiswa.
Rapat ini dihadiri langsung oleh Dekan FTIK sekaligus Ketua LPTK IAIN Lhokseumawe Dr. Jumat Barus, M.S., beserta jajaran pimpinan fakultas, yaitu Wakil Dekan I Dr. Susi Yusrianti, M.Pd., Wakil Dekan II Novi Diana, M.Pd., Wakil Dekan III Dr. Nurul Fadhillah, M.Hum., PPK IAIN Lhokseumawe Achirul, S.E., Kabag FTIK Abubakar Siddik, S.Sos., Kasubbag Keuangan Sayuti, M.Pd., serta Sekretaris Jurusan PPG Nurul Akmal, M.Pd.
Sementara dari pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Bireuen, hadir Dr. Yusmadi, M.Pd., selaku Kasi GTK beserta tim.
Dalam sambutannya, Dr. Jumat Barus menekankan pentingnya koordinasi berkelanjutan antara LPTK dan Dinas Pendidikan untuk memastikan pelaksanaan PPG berjalan efektif dan sesuai regulasi.
“Kami berkomitmen untuk memperkuat kerja sama ini demi meningkatkan kualitas guru profesional di Kabupaten Bireuen. Monitoring kelulusan dan kesiapan perkuliahan menjadi bagian penting dari tanggung jawab bersama,” ujar Dr. Jumat Barus.
Dr. Yusmadi juga menyampaikan apresiasinya atas kolaborasi yang telah terbangun dengan baik selama pelaksanaan PPG di Bireuen. Ia menegaskan komitmen Dinas Pendidikan untuk terus mendukung proses pelaksanaan PPG, baik dari sisi koordinasi peserta maupun pelaporan lapangan.
Rapat ini membahas secara rinci hasil monitoring kelulusan mahasiswa PPG Batch 1 Tahun 2025 serta langkah strategis dalam menyambut pelaksanaan PPG Batch 3, termasuk aspek administrasi, jadwal perkuliahan, dan pendampingan lapangan.
Kegiatan ditutup dengan penegasan komitmen kedua pihak untuk memperkuat sinergi dalam mendukung peningkatan kompetensi dan profesionalisme guru melalui Program PPG.
