Workshop PPG FTIK UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe Tekankan Urgensi Inovasi Pembelajaran di Masa Bencana
Lhokseumawe — Jurusan Pendidikan Profesi Guru (PPG) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe menyelenggarakan Workshop Pendidikan Profesi Guru dengan tema “Inovasi Pembelajaran di Masa Bencana” pada tanggal 24–25 Desember 2025, bertempat di Hotel Diana Lhokseumawe.
Pada sesi materi pertama, Rektor UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe, Prof. Dr. Danial, M.Ag, menyampaikan materi berjudul “Urgensi Inovasi Pembelajaran di Masa Bencana”. Materi ini menekankan pentingnya kesiapsiagaan dan kreativitas guru dalam menghadapi situasi darurat yang berdampak langsung pada keberlangsungan proses pendidikan.
Dalam pemaparannya, Prof. Dr. Danial, M.Ag menjelaskan bahwa Indonesia merupakan wilayah yang sangat rentan terhadap bencana alam, seperti banjir, gempa bumi, gunung meletus, dan berbagai bencana lainnya. Kondisi tersebut menuntut para guru untuk mampu beradaptasi dan menjadi garda terdepan dalam memastikan proses pembelajaran tetap berlangsung melalui inovasi yang disesuaikan dengan situasi dan kondisi daerah masing-masing.
Ia juga menyinggung bencana alam besar yang baru-baru ini melanda beberapa wilayah, seperti Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, berupa banjir bandang dan longsor. Bencana tersebut menyebabkan lumpuhnya berbagai aktivitas masyarakat, termasuk terganggunya proses belajar mengajar di sekolah dan madrasah.
Lebih lanjut, Rektor menegaskan bahwa esensi utama pendidikan bukan semata-mata terletak pada model, pendekatan, atau strategi pembelajaran terbaik. “Pada dasarnya kita tidak membutuhkan pendekatan pembelajaran terbaik, model pembelajaran terbaik, atau strategi pembelajaran terbaik, tetapi kita membutuhkan guru terbaik. Dari guru yang memiliki dedikasi dan cinta kepada peserta didik serta pendidikan, maka model, pendekatan, dan strategi pembelajaran terbaik akan lahir dengan sendirinya,” ungkapnya.
Materi yang disampaikan mendapat respons sangat positif dari para peserta. Para guru sekolah dan madrasah yang mengikuti workshop tampak antusias, aktif berdiskusi, serta menyimak pemaparan materi sebagai bekal penting dalam menghadapi tantangan pembelajaran di tengah kondisi bencana.
Melalui workshop ini, Jurusan PPG FTIK UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe berharap para guru semakin siap, tangguh, dan inovatif dalam menjaga keberlangsungan pendidikan, kapan pun dan dalam kondisi apa pun.